Manfaat Drill Charts dan Dot Books

Pada artikel sebelumnya kita telah membahas bagaimana seorang pemain Marching Band harus mempelajari Manfaat Drill Charts untuk memahami konsep jaga bentuk dalam ber-display. Kali ini akan kita bahas mengenai alat bantu yang biasa dipakai untuk memudahkan pemain dalam melakukan display, yaitu Drill Charts / Chart Display.
Sebagai seorang pemain Marching Band, mengetahui cara membaca chart display adalah hal wajib yang harus dilakukan sebelum dan pada saat melakukan latihan di dalam lapangan display. Karena chart display adalah materi yang diberikan oleh pelatih kepada pemainnya, maka titik ordinat adalah informasi pertama yang harus dipelajari oleh para pemain, yang kemudian berlanjut kepada bentuk display, berapa hitungan set per set-nya, siapa saja orang-orang di sekelilingnya, sampai dengan apa nada yang dimainkan di chart yang dimaksud. Nah, ada tips dan trik untuk pemain agar tidak terlalu pusing membaca chart display, yaitu membuat Dot Books atau biasa kita sebut “catetan kecil”/ “contekan”.

DOT BOOKS : Dot books adalah versi miniatur dari chart display, yang berisi rangkuman informasi penting dari chart display itu sendiri. Pastikan untuk :

  1. Segala informasi yang tercantum dalam Dot Books jelas dan mudah dibaca oleh diri sendiri dan orang lain. Kenapa harus jelas juga bagi orang lain, agar sewaktu-waktu harus saling cek, pelatih atau asisten pelatih mampu membaca Dot Books kita.
  2. Dot Books yang kita buat tahan segala cuaca, panas dan hujan. Bahan yang dipakai tidak mudah rusak.
  3. Konsultasikan dengan Section leader, Asisten Pelatih atau Pelatih atas isi dan bagaimana seharusnya mengisi Dot Books. Agar berfungsi maksimal.
  4. Lengkapi dengan tali untuk menggantung serta menempel kemanapun kita pergi pada sesi latihan.
  5. Lengkapi dengan tempat pensil dan selalu bawa pensil/alat tulis untuk mencatat setiap perubahan apapun (titik ordinat, visual, hitungan, atau apapun) yang disampaikan pelatih di lapangan display.

Setiap lembar dalam Dot Book harus mencantumkan hal-hal yang membantu pemain dalam memahami display. Misalnya saja :

  1. Nomor Chart
  2. Hitungan Chart
  3. Koordinat, konsultasikan dengan pelatih masing-masing unit untuk cara baca koordinat. Kemudian hati-hati dengan mencantumkan koordinat ini, karena biasanya tidak tepat berada di titik perpotongan di Chart display. Jika demikian, sebaiknya diberikan keterangan di dot book ketika memang tidak berada tepat pada titik perpotongan.
  4. Jarak/ interval, bisa berupa ukuran lebar langkah.
  5. Patokan Barisan, berisi informasi siapa patokan barisan pada saat menuju chart yang dimaksud.
  6. Bagian Nada yang Dimainkan, biasanya dipotongkan dari partitur.
  7. Gambar Bentuk sebaiknya berupa tempelan fotocopy dikecilkan atau sketsa yang akurat.
  8. Subset atau setengah jalan dari chart, bisa berupa ordinat setengah perjalanan dari chart.
  9. Visual up/down, arah hadap, gerakan badan, atau keterangan apapun dalam chart display.

    www.dci.org
    www.dci.org

Sama halnya dengan Chart Display, Dot Books hanyalah alat bantu semata. Pemain harus tetap peka terhadap konsep “jaga bentuk” di lapangan display. Tidak bisa memaksakan ordinat pada Dot Books. Akan tetapi menjadi catatan penting bagi pelatih/ instruktur, agar selalu konsisten dalam memberikan pemahaman proses dan bentuk chart per chart. Pelatih tidak boleh terlalu fleksibel dan akhirnya permisif dalam hal kesalahan yang dilakukan pemain dalam ber-display. Karena ketika satu chart tidak ditepati para pemain maka untuk menempuh chart selanjutnya pemain tersebut akan kewalahan dan pasti prosesnya tidak akan maksimal.

GRATIS!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here