Pacaran di Marching Band itu boleh, Asal…

pemain marching band luar negeri

Latihan hampir tiap hari, sebagian besar waktumu dihabiskan di marching. Sekolah, kuliah atau kerja kadang malah jadi sambilan bukan yang utama. Gak heran kalau banyak di antara kamu yang punya pacar sesama anak marching. Ada yang pacaran sama teman satu unit, ada juga yang beda unit (walaupun agak langka), semuanya terjadi karena sering ketemu dengan intensitas tinggi, ditambah lagi persamaan minat.

Dari beberapa tweet yang masuk,banyak tweeps yang mengaku pacaran di marching band, tapi tetap saja sulit ketemu. Hal ini bisa disebabkan karena beda section jadi kalau latihan hanya bisa saling memandang tanpa berkata-kata. Kalau ketemu pun cenderung selalu bareng dengan teman lain yang membuat ruang privat untuk ngobrol berdua sangat minim.

Nah di sinilah kami mau berbagi tips dan trik tentang pacaran sesama anak marching baik itu satu unit atau beda unit. Disimak ya.. terutama buat kamu yang sering galau karena pacaran sesama anak marching.

1). Direstui orang tua.

Bukannya apa-apa, sekadar mengingatkan saja, di jagad permarchingan Indonesia sudah banyak sekali lahir pasangan yang semula hanya teman saja di marching. Nah kalau kamu tidak memulainya dengan restu dari orang tua, mau mulai dari mana lagi?

2). Membuatmu semakin fokus dan rajin latihan.

Punya pacar sesama anak marching seharusnya bikin kamu makin rajin latihan. Motivasi awalnya biar bisa ketemu pacar, nanti bisa dikembangkan biar bisa selalu update materi latihan terbaru. Bagus lagi kalau kamu dan pacar bisa saling meningkatkan skill dengan belajar bareng.

3). Gak cemburuan.

Kamu beda section sama pacar. Ngeliat pacar bercanda sama temen satu sectionnya, kamu ngambek dan besoknya bolos latihan. Aduh… hari gini cemburu macam gitu? Mending kalau pacarmu tahu kamu cemburu, kalau enggak? Kamu rugi sendiri tuh. Selain itu Marchingers harus tetap ingat, kalau di marching ini ada banyak orang yang butuh kehadiran dan bantuanmu & pacarmu, bukan hanya kalian saja yang butuh kehadiran satu sama lain, jadi jangan cemburuan ya 🙂

4). Tetap profesional.

Terutama kalau pacarmu adalah pelatih unit. Seru nih, kamu bisa menimba ilmu sebanyak mungkin dari pacar. Sambil menimba ilmu, tetap profesional. Jangan mentang-mentang kamu pacarnya pelatih terus bisa bolos latihan atau main seenaknya. Ingat, bedakan dengan tegas waktu latihan dan waktu pacaran.

5). Siapkan waktu untuk berdua.

Sesibuk-sibuknya latihan marching, luangkan waktu untuk kalian berdua. Entah itu sekadar ngobrol setelah latihan sambil seka-seka keringat, atau mungkin jalan bareng di waktu libur latihan. Bisa juga kalau kalian udah jalan berdua, komitmen untuk gak mainan hp atau bahas soal latihan kemarin. Walaupun waktunya gak selama waktu latihan marching yang penting kualitasnya guys.

6). Siap dengan resikonya kalau putus.

Kalau kamu beda unit sama pacar sih gak masalah, gak ngeliat tiap hari. Tapi kalau satu unit, kamu harus siap ditanyai macam-macam sama teman yang lain. Belum lagi kalau ternyata mantan kamu pacaran lagi sama temen satu unit. Apakah kamu siap?

Nah, sekarang kamu gak perlu galau lagi karena gak punya waktu untuk sekadar ngobrol berdua sama pacar. Segala sesuatu ada risikonya, kalau kamu udah paham apa dan bagaimana menghadapi risiko itu, kamu pasti gak bakalan ragu lagi buat pacaran sesama anak marching, salam galau, eh.. salam marching 🙂

@Nisot Islamiah Marching Band

Happy Anniversary

Happy Anniversary Mgeek, semoga makin sukses, semakin jaya, wuatb ({}) amin. #MGeekAnniversary

Islamiah Anisya [@_nisot] - Palembang Mei 22, 2014

GRATIS!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here